Powered By

Free XML Skins for Blogger


Powered by Blogger


WordPress for iPhone


Norton Safe Web

McAfee SiteAdvisor

Join LiveConnector Chatting

Join 4Shared Now!


Peluang Bisnis Informatika Di Indonesia Di Bidang Game

0 komentar Minggu, 28 November 2010

Sejauh ini teknologi informatika di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat cepat. Hampir setiap orang menggunakan kebutuhan dari penggunaan teknologi informatika yang selalu mengalami pembaharuan setiap bulannya. Di kalangan pelajar/mahasiswa, game merupakan suatu kebutuhan yang (bisa dikatakan wajib) untuk dipenuhi selain kebutuhan kan pelajaran. Bermacam-macam game tersedia, baik game yang ruang lingkupnya sempit(offline) maupun pada ruang lingkup yang luas(online). Untuk gamer yang fanatik, hampir semua waktunya dihabiskan didepan komputer mereka untuk menikmati game yang mereka mainkan. Dan dari frekuensi bermain yang sangat lama itu ternyata mereka mempunyai tujuan lain, yaitu mencari uang dengan mengumpulkan item-item dan uang dalam game tersebut untuk ditukarkan dengan mata uang (rupiah).

Untuk mencapai hasil tersebut, mereka menggunakan waktu mereka untuk membuat tools yang mana tools tersebut dapat memanipulasi server sehingga karakter player dapat dimainkan secara otomatis tanpa memainkan karakter itu secara langsung. Gamer-gamer tersebut merelakan komputer mereka menyala berhari-hari demi mendapatkan item-item dan uang dalam game tersebut yang akan mereka jadikan rupiah. Saya ambil contoh dari game yang saya mainkan, yaitu Ragnarok Online. Uang dalam game tersebut dinamakan “zeny”. Dengan tools OpenKore yang saya & sebagian pemain gunakan untuk melakukan “autobot” agar karakter-karakter yang saya punya,dapat saya mainkan lebih dari 1 ID sekaligus dalam sekali main. Dengan ID sebanyak-banyaknya(kelancaran “autobot” bergantung dengan spesifikasi komputer dan koneksi internet)kita dapat menghasilkan pendapatan yang cukup lumayan untuk seorang gamer. Sembari menikmati game yang dimainkan, bisa menghasilkan uang juga merupakan sebuah kepuasan tersendiri bagi saya walaupun hasil yang didapat tidak seberapa banyak disbanding gamer-gamer lain yang memang tujuan memainkan game tersebut untuk menghasilkan uang.

read more “Peluang Bisnis Informatika Di Indonesia Di Bidang Game”

Angan-Angan Dalam Berbisnis Informatika

0 komentar

Permisalan, saya disini sebagai gamer, saya akan membuat 4 buah software. Yang pertama software yang berfungsi untuk melakukan penyusupan kedalam sebuah account sehingga saya bisa melakukan penyadapan kode-kode sekuriti yang mana kode tersebut saya gunakan untuk membantu pengenkripsian data dari server. Kemudian saya membuat software kedua untuk melakukan pengenkripsian data yang didapat dari software sebelumnya untuk mendapatkan sebuah key yang dapat membuat Software ketiga masuk menerobos sekuriti dari server tersebut dan melakukan perintah-perintah yang sudah disiapkan untuk memainkan karakter dalam game yang kita mainkan(untuk game online). Untuk software yang terakhir, saya akan membuat software yang berfungsi untuk menembus kemampuan bertarung dari karakter yang dimainkan dalam game yang saya mainkan (misalkan dalam game tersebut karakter dapat berjalan sambil menghilang dan karakter lain tidak dapat melihat,maka dengan menyalakan software yang saya buat,saya dapat melihat jelas karakter yang melakukan aksi tersebut). Tentunya saya buat software tersebut dengan sistem pengupdatetan agar tidak dapat di”bobol” oleh software lainnya.

Setelah semua selesai, saya akan mengumpulkan semua barang-barang yang terdapat didalam game tersebut untuk saya tukarkan dalam bentuk rupiah. Tentunya untuk mendapatkan hasil yang maksimal dibutuhkan modal yang cukup lumayan, modal tersebut dimulai dari spesifikasi komputer dan koneksi internet yang memadai dan jarang terkena disconnect dari segala bentuk kondisi cuaca(biasanya koneksi dari provider yang ada di Indonesia rentan terhadap cuaca hujan). Selain itu dengan melakukan penyediaan layanan jasa pembuatan dan leveling karakter (sampe level maksimal) dengan tariff yang berbeda tergantung dari tingkat kesulitan status dan skill dari karakter yang diingikan para pengguna jasa.

read more “Angan-Angan Dalam Berbisnis Informatika”

Dasar pembuatan game dengan flash

0 komentar Selasa, 23 Maret 2010
Artikel ini membahas tentang pembuatan game di Flash. Dengan pendekatan langsung praktek dan step-by step. membuat game sederhana bertipe space shooter atau 2D vertical shooter atau Shoot ‘em up. Sebuah jenis permainan yang sudah dikenal semua orang sejak zaman dulu.. masih inget khan ama game 1942 di mesin Arcade atau Raptor zaman DOS dulu?

Tiap2 step dari arikel ini disertai source code fla tersendiri, sehingga anda bisa mengikutinya dengan runtut. Karena setiap step akan membuat file sorce bertambah kompleks dengan modifikasi dari file source sebelumnya.

Mengapa dipilih game bertipe space shooter? Alasannya karena konon dari sisi teknis game tipe ini adalah game action seru yang relatif termudah untuk diimplementasikan.
Bagi pemula, semoga artikel ini dapat membuka wawasan tentang flash gaming.

Flash yang digunakan dalam artikel ini adalah Macromedia Flash MX. Dengan bahasa pemrograman ActionScript 1.0
Sebelum membaca artikel ini, setidaknya anda telah mengenal dan memiliki pengetahuan flash dasar, serta lebih baik lagi adalah pengetahuan dasar ActionScript. Karena inti pembuatan flash game adalah pemrograman ActionScript.

Artikel dibuat berseri sesuai dengan tingkatan. Untuk seri pertama (bagian 1).Akan dijabarkan dasar pembuatan game pesawat dengan gerakan dasar.

Dan untuk pertanyaan, ada yang kurang jelas, kritik, saran, masukan silakan tulis lewat kotak komentar di bawah. Marilah kita belajar bersama..

Ok langsung saja kita mulai.
Menyiapkan Stage & Pembuatan Obyek Utama

Pertama2 kita tentukan ukuran bidang permainan.
kemudian set frame rate-nya (fps). frame rate adalah dalam satuan frame per second (fps). Semakin besar nilainya, maka semakin halus animasinya. Nilai defaultnya 12, Saya ganti dengan 30. Kenapa perlu diganti, karena 12 dirasa terlalu kecil, sehingga gerakan menjadi kurang mulus.

Obyek yang kita kendalikan adalah sebuah pesawat tempur. Jadi sebelumnya kita harus menggambar sebuah pesawat di stage. Emm saya rasa cukup susah menggambar pesawat yang keren kalo cuman dibayangkan aja.. untuk itu Biar bagus, kita butuh model sebagai contoh.
Saya suka model2 pesawat klasik jaman PD II, saya mengambil model salah satu gambar pesawat nazi jerman dari wikipedia, lalu menggambarnya ulang dengan sedikit modifikasi.

oia tidak perlu dibuat detil2 dulu, sederhana aja.. karena nanti pada tahap finishing baru obyek pesawat ini disempurnakan penampilannya. Kita tentu tidak mau membuang2 waktu dengan men-switch otak kita menjadi “designer mode”.. padahal lagi anget2nya dalam “programmer mode”.. hehe
bahkan pesawatnya cukup kotak2 aja, asal udah berbentuk pesawat.. urusan desain bisa dikerjakan belakangan ato kalo anda tidak suka menggambar, bisa diserahkan ke orang lain sebagai desainer.
Menggerakkan Obyek Utama

Ok sekarang mulai tahap menggerakkan obyek
Ubah ukuran pesawat sesuai keinginan (transform) dan konversi ke movieclip, beri nama “pesawat”.

Pada field instance name, beri nama, aku isi dengan nama pesawat_player.
Obyek perlu diberi nama agar bisa dikenali pada saat scripting. pesawat_player adalah instance name dari movie clip.

klik pesawat_player dan buka panel actions, atau tekan F9 (ingat2lah F9 karena nantinya tombol ini sering digunakan), lalu tulis kode berikut:

onClipEvent (enterFrame) {
if (Key.isDown(Key.RIGHT)) {
// gerak ke kanan
this._x = this._x + 4;
}
if (Key.isDown(Key.LEFT)) {
// gerak ke kiri
this._x = this._x - 4;
}
if (Key.isDown(Key.UP)) {
// gerak ke atas
this._y = this._y - 4;
}
if (Key.isDown(Key.DOWN)) {
// gerak ke bawah
this._y = this._y + 4;
}

}


Perhatikan bahwa actionscript adalah case sensitive, artinya kita harus memperhatikan penulisan huruf besar dan kecil pada nama variabel dan kata kunci.

kalo udah, coba jalankan dengan Ctrl+Enter
nah obyek akan dapat digerakkan dengan keyboard. Ini adalah dasar, mudah bukan



Penjelasan Skrip

Penjelasannya begini, tiap2 obyek movieclip punya properti _x, dan _y yang menunjukkan posisi koordinat di layar.

Pada tiap2 kondisi penekanan tombol keyboard, Obyek Key dengan event isDown, maka koordinat obyek ditambahkan/dikurangi 4.
Misalnya jika ke kanan maka this._x = this._x+4;

this menunjukkan obyek itu sendiri, yaitu pesawat_player..
Karena skrip merupakan actions pada pesawat_player, maka current timeline saat itu adalah pesawat_player. this untuk menyebutkan dirinya sendiri, yaitu pesawat_player (current timeline).
jadi this._x maksudnya adalah koordinat _x dari this (pesawat_player)..Ini adalah penyebutan dengan menggunakan relative path.
dalam terminologi pemrograman berorientasi/berbasis obyek, this adalah instansi obyek movieclip dan _x adalah properti atau atribut..

obyek2 membentuk hirarki dengan _root sebagai paling atas
+root
+–pesawat_player

coba ganti baris
this._x = this._x + 4;

dengan

_root.pesawat_player._x = _root.pesawat_player._x + 4;

jalankan dan perhatikan..

_root.pesawat_player adalah absolute path dari Movieclip pesawat_player.

Jika kode kita berada pada pesawat_player (jika current timeline adalah pesawat_player) maka secara relative path, MovieClip pesawat_player cukup disebut dengan this.

Absolute path bersifat relatif terhadap _root, sehingga selalu dimulai dari _root.

Sumber:
http://bayu.bayubayu.com/blog/membuat-game-action-shooter-di-flash-bagian-1/
read more “Dasar pembuatan game dengan flash”

Sejarah Game Console

0 komentar Jumat, 19 Maret 2010

Di tahun yang sama, sebuah home video game bernama Odysey yang diproduksi oleh Magnavox juga diluncurkan. Berbeda dengan video game Atari yang pertama, Odysey. Namun sayangnya, permainan-permainan tersebut masih menggunakan tampilan graphic yang sangat sederhana. Keunikan dari Odysey adalah tidak dipergunakannya prosessor sebagai inti mesinnya melainkan hanya menggunakan 48 transistor dan dioda.

Home video game sendiri berbeda dengan video game yang sebelumnya. Versi home ini menggunakan layar televisi sebagai layarnya. Sedangkan video game biasa menggunakan layarnya sendiri.Meskipun Odysey merupakan home video game pertama, versi home video game Pong dari Atari yang meluncur di tahun 1975 lebih diminati masyarakat masa itu. Begitu pula dengan removable game system yang diluncurkan Atari dua tahun kemudian. Permainan yang dikenal juga sebagai Video Computer System (VCS) ini merupakan awal dari perkembangan game console yang ada saat ini. Permainan ini menggunakan cartridge yang dapat ditukar-tukar. Kehadiran VCS keluaran Atari yang dinamakan Atari 2600 menggeser Fairchild Channel F yang telah lebih dulu hadir sebagai removable video game pertama pada tahun 1976.

Perkembangan game console kemudian tidak bergerak secepat sebelumnya. Bahkan kualitas gambarnya dianggap tidak terlalu mengalami perubahan yang berarti. Sampai akhirnya Nintendo memperkenalkan Nintendo Entertainment System (NES) pada tahun 1985.

Adapun terobosan yang dilakukan oleh Nintendo adalah:

*Mulai diperkenalkannya game pad.
*Kualitas permainan yang lebih baik.
*Menjual mesin permainannya (game system) sebagai loss leader (permulaan yang tidak menguntungkan), sebaliknya mengambil keuntungan dari permainan-permainan yang ditawarkan melalui penjualan cartridge-nya.

Ini stategi pemasaran yang sangat berhasil. Seseorang yang sebelumnya tidak terpikirkan untuk memiliki NES, karena rasa ketertarikan terhadap permainannya terpaksa harus membeli NES untuk dapat memainkannya. Contohnya permainan “Legend of Zelda� yang menggebrak pasaran NES itu sendiri.

Strategi Nintendo sampai saat ini terus dilakukan. Dan kini tidak hanya Nintendo saja yang melakukannya, tetapi banyak perusahaan lain yang juga mengikutinya seperti SEGA, Sony, dan Microsoft. Saat ini, tidak hanya mesin dari game console-nya saja yang kini diperhatikan tetapi juga kualitas permainan ikut menjadi bisnis tersendiri. Bahkan ada beberapa perusahaan yang khusus didirikan hanya berbisnis untuk permainan-permainan game console.

SEGA, salah satu perusahaan game yang kini tidak lagi memproduksi game console, melainkan memprioritaskan bisnisnya hanya pada pembuatan game itu sendiri. Salah satu produk SEGA, yaitu Sonic dapat ditemui hampir di seluruh jenis game console. Mulai SEGA Dreamcast sampai Sony PlayStation 2. Kembali>>
read more “Sejarah Game Console”
Audio

Sebelum game console 128-bit diluncurkan, urusan audio memang bukan menjadi perhatian para pengembang game console. Namun, sekarang sudah lain ceritanya. Kualitas suara sangat mempengaruhi nilai dari permainan itu sendiri. Sebab suara yang baik dan sempurna sangat dapat menambah realitas dari game yang sedang dimainkan.

Dari ketiga game console terlaris yang ada di pasaran saat ini, ketiga-tiganya mampu memberikan kualitas suara yang sangat baik. XBox mampu menghasilkan suara 3D dan dapat digunakan dengan menggunakan sistem 5.1. Sedangkan PlayStation2, yang memiliki 48 channel suara memiliki dua opsi sampling rate, yaitu 44,1 dan 48 kHz. Pada PlayStation2 juga terdapat Audio RAM 2 MB.

Pada GameCube, kualitas audionya yang menggunakan 16-bit DSP (Digital Signal Processing) dapat ditingkatkan menjadi 64 channel audio.

Operating System

Agar semua komponen yang ada dalam game console dapat berinteraksi satu sama lain, setiap game console pasti memiliki operating system. Operating system-nya jauh lebih sederhana dibandingkan yang ada pada komputer.

Operating system ini jugalah yang memudahkan para programer game dalam mendesain game untuk game console tersebut. Karena dengan operating system, semua programer dapat memanfaatkan code dan tools yang sama.

Saat ini, sudah banyak game console yang juga dapat dimainkan secara online seperti layaknya game online pada komputer. Yang kali pertama memelopori game console online adalah Dreamcast produksi SEGA. Umumnya, game console yang memberikan fitur online, memiliki koneksi modem pada console-nya.

Untuk dapat melakukan permainan secara online, langkah yang harus dilakukan sama saja dengan online menggunakan komputer. Anda harus memiliki account Internet. Kembali>>

read more “ ”

Sega Dreamcast

0 komentar

Seputar Game Console

Console Engine atau yang lebih dikenal dengan sebutan konsol game adalah sebuah perangkat keras (hardware) yang dikhususkan untuk memainkan game. Konsol game itu berbeda-beda tergantung dari perusahaan pembuatnya. Setidaknya ada beberapa perusahaan terkenal yang memproduksi konsol game bagus, misalnya Sony dengan Playstation-nya, Nintendo dengan Wii-nya, SEGA dengan Dreamcast-nya, Microsoft dengan XBOX-nya, dan lain-lain. Game console bukan barang baru, meskipun istilahnya sendiri baru akrab diperdengarkan. Game console sudah ada sejak dua puluh tahun yang lalu. Dan apa yang dikatakan game console sebenarnya tidak lebih canggih dengan komputer yang mungkin saja Anda gunakan sebagai PC di rumah atau kantor. Selengkapnya>>

Sejarah Game Console

Game console sudah dikenal sejak tahun 1970. Game console yang kali pertama dibuat adalah Computer Space dari Nutting Associates pada tahun 1971. Kemudian di tahun 1972 Atari mulai memproduksi Pong, sebuah permainan arcades. Atari sendiri merupakan hasil karya Nolan Bushnell yang sebelumnya mengembangkan Computer Space pada Nutting Associates. Pong adalah permainan yang sangat populer pada zamannya. Pong sangat sederhana, cara bermainnya hanya dengan menggunakan kursor yang digeser ke kiri dan kanan untuk memantulkan sebuah kotak kecil ke atas. Seiring dengan level yang meningkat, maka pergerakan kotak akan semakin cepat. Selengkapnya>>


SEGA Dreamcast atau dalam bahasa Jepang disebut dengan Dorīmukyasuto adalah konsol game generasi keenam buatan perusahaan SEGA dan merupakan penerus dari konsol game SEGA Saturn. Dengan tujuan untuk mengambil kembali pasar konsol game, Dreamcast di desain sedemikian rupa untuk menandingi Sony PlayStation dan Nintendo 64. Dreamcast dirilis pada tahun 1998, atau 16 bulan sebelum peluncuran Sony PlayStation 2 dan tiga tahun sebelum Nintendo GameCube dan Microsoft Xbox. Dreamcast secara umum dianggap paling unggul waktu itu. Dreamcast merupakan konsol pertama yang mempelopori permainan online dan pada permulaannya berhasil mengembalikan reputasi Sega pada industri permainan. Akan tetapi, Dreamcast gagal untuk menarik konsumen sebelum perilisan Sony PlayStation 2 pada bulan Maret 2000. SEGA pun akhirnya memutuskan untuk menghentikan produksi Dreamcast pada tahun 2001 di Amerika Utara, dan 2006 di Jepang. Menurut Bernie Stolar, Presiden dan CEO dari SEGA of Amerika sebelumnya, produksi Dreamcast dihentikan karena pemimpin baru SEGA menginginkan perusahaan tersebut untuk fokus dalam pengembangan software saja. Mungkin yang dia maksud adalah pembuatan game-nya saja.

Dilihat dari segi hardware, Dreamcast menggunakan sebuah prosesor SH-4 200 MHz dari Hitachi dengan on-die 128-bit, 360 MIPS dan 1.4 GFLOPS (single precision) menggunakan engine vector grafis. Untuk grafisnya sendiri, Dreamcast menggunakan sebuah chipset PowerVR2 CLX2 yang mempunyai kemampuan peak performance dan trilinear filtering setara 7.0 juta poligon per detik. Efek-efek dari hardware grafis tersebut meliputi gouraud shading, z-buffering, anti-aliasing, per-pixel translucency sorting dan bump mapping . Sistem tersebut mendukung kira-kira 16,78 juta warna (24-bit) untuk warna keluaran dan menampilkan video secara interlace atau progresif pada resolusi video 640×480. Untuk suara, Dreamcast mempercayakan kepada sebuah pemroses suara yaitu Yamaha AICA Sound Processor dengan 22.5 MHz 32-Bit ARM7 RISC CPU operating at 45 Mhz, 64 channel PCM/ADPCM sampler (4:1 compression), XG MIDI support dan 128 step DSP. Dreamcast memiliki RAM utama 16 MB 64-bit 100 MHz, RAM video 8 MB 4×16-bit 100 Mhz, dan RAM suara 2 MB 16-bit 66 Mhz. Hardware tersebut juga mendukung VQ Texture Compression secara asimptotik 2bpp (bit per pixel) atau sedikitnya 1bpp . Dreamcast membaca media menggunakan kecepatan maksimum 12x (Constant Angular Velocity) dari Yamaha GD-ROM Drive. Dreamcast juga dapat membaca data dari sebuah Visual Memory Unit (“VMU”) device pe-nyimpanan yang dapat dicabut dan 4x dari memory car. Device untuk pemasukan adalah pengendali game yang terkoneksi ke 4 port yang seperti USB yaitu Maple Bus. Dreamcast juga menyediakan modem yang dapat dicabut pada banyak region penjualan. Model asli Asia/Jepang memiliki modem 33.6 kbit/s, konsol yang terjual di Jepang setelah 9 Sptember 1999 memiliki modem 56 kbit/s. Semua model Amerika memeiliki sebuah modem 56 kbit/s, sedangkan semua model PAL mempunyai modem 33.6 kbit/s. Model Brazil yang diproduksi di bawah lisensi Tec Toy tidak memiliki modem yang dibundel, yang mana modem itu tersedia secara terpisah. Modem reguler dapat diganti dengan sebuah broadband adapter yang dapat dibeli secara terpisah.

Dilihat dari segi model, Dreamcast hanya sedikit mengeluarkan model sebagai akibat dari putaran produksi yang singkat. Pada model pertama yang dikeluarkan pada tahun 1999 mempunyai grey tint dan sebuah kipas angin yang lebih lemah dan sunyi dibandingkan dengan model terakhir yang muncul di tahun 200-an yang meiliki kipas agin yang lebih cepat dan kuat namun berisik saat membaca data. Model terakhir tidak memiliki fitur “faster-load time” tapi memiliki semacam proteksi terhadap pembajakan karena beberapa CD-R dan CD-RW tidak dapat di-load sama sekali ke dalam disk drive dari Dreamcast. Ini juga dapat terjadi bila pembakaran CD-CD tersebut memakai speed yang salah, maka tidak semua data dapat di-load ke dalam disk drive. Lampu power untuk region NTSC berwarna oranye. Sedangkan pada region PAL, lampu power-nya berwarna biru. Ini dilakukan untuk menghindari konflik hak cipta dengan publisher game atau DVD dari Jerman yang bernama Tivola, yang mana telah menggunakan “orange swirl” sebagai logo perusahaan mereka. Selain dua model standar di atas, Dreamcast juga mengeluarkan model-model edisi spesial-nya, seperti Limited Black Edition di Amerika Utara, Pink Sakura Taisen, Hello Kitty, dan dua buah model dengan warna pink dan biru berdasarkan game CapCom yaitu Resident Evil Code : Veronica di Jepang.

Dikutip dari:
http://crystalforest.wordpress.com/2010/03/03/dreamcast-konsol-game-terakhir-dari-sega/
http://forum.indo-onlines.com/index.php?showtopic=2289&pid=37246&mode=threaded&start=

read more “Sega Dreamcast”

Prolog Mitologi Skandinavia

0 komentar Sabtu, 06 Maret 2010

Penciptaan Alam Semesta Dan Isinya

Alam semesta dan semua isinya menurut mitologi Skandinavia tercipta dengan cara yang unik. Dikatakan pada suatu waktu di dunia ini hanya ada 3 dunia yaitu, sebuah jurang besar (abyss), yang disebut Ginnungagap. Lalu di bagian utara dari tempat ini terdapat sebuah daerah yang selalu dingin, gelap dan membeku yang disebut Nifleheim. Kabut es selalu muncul dari dalam sumur Hvergelmer, dan membentuk aliran air yang mengaliri sebelas sungai yang bermuara ke Ginnungagap.

Nifleheim sendiri sebuah tempat yang nantinya menjadi dunia orang mati, setiap orang atau dewa sekalipun yang telah masuk kesini tidak akan bisa keluar lagi. Bahkan Nifleheim juga masih akan selamat dari kehancuran Ragnarok nantinya.

Dari sisi selatan Ginnungagap, terdapat Muspellheim sebuah daerah yang keadaannya panas membara, percikan api dan aliran lahar. Lahar panas dari Muspellheim juga mengalir menuju Ginnungagap. Pertemuan dari dua iklim yang saling bertentangan ini menghasilkan dua divine being pertama. Yang pertama seekor sapi yang bernama Audhumbla, dan yang kedua seorang raksasa yang bernama Ymir. Ymir mendapatkan makanan dari susu Audhumbla, sedangkan sapi ini mendapat makan dari bongkahan es yang menempel di bebatuan. Hingga pada suatu saat kedua makhluk ini melahirkan makhluk-makhluk lainnya. Dari bongkahan es yang dijilat oleh Audhumbla lambat laun terbentuk wujud manusia. Manusia ini disebut Buri, yaitu nenek moyang para dewa yang suatu saat akan memiliki keturunan yang terkenal yaitu Odin, Vili, dan Ve.

Di lain pihak Ymir juga melahirkan makhluk lain dari bagian-bagian tubuhnya, yaitu sepasang raksasa es dan monster berkepala 3, terkadang ada juga yang mengatakan monster berkepala 6. Dari kedua kelompok divine beings ini sering timbul pertentangan dan kebencian. Hingga pada akhirnya Odin dengan kedua saudaranya berhasil membunuh Ymir dan membuat tubuhnya sebagai fondasi atas dunia yang mereka ciptakan. Tubuh Ymir berubah menjadi tanah, darahnya menjadi lautan, tulang-tulangnya menjadi pegunungan, rambut dan giginya menjadi pohon dan batu. Sedangkan tengkoraknya digantung di udara dan diubah menjadi langit. Odin lalu melihat ada binatang yang memakan mayatnya di tanah, untuk itu dia mengubah mereka menjadi dwarf dan dark elves, yang bertugas menambang bebatuan. Binatang lain yang hidup dari dalam tanah, diubahnya menjadi light elves yang ditempatkan berbeda di Alfheim.

Darah Ymir yang berubah menjadi lautan berhasil menenggelamkan seluruh kaum raksasa kecuali satu yang selamat. Kejadian ini selanjutnya akan membawa akibat panjang permusuhan kaum raksasa dengan para dewa yang akan berakhir pada Ragnarok. Untuk membuat cahaya yang menerangi dunia mereka mengambil percikan api dari Muspellheim.

Odin dan para saudaranya juga membuat tempat tinggal untuk para raksasa es dan batu yang disebut Jotunheim, para raksasa sering disebut Jotuns, berada di tingkatan yang sama dengan Midgard. Antara Midgard, dunia tempat tinggal manusia yang mereka ciptakan, dengan Jotunheim terdapat pemisah berupa sungai besar yang airnya tidak pernah membeku. Untuk tempat tinggal mereka sendiri, dipilih langit sebagai lokasinya. Mereka membuat sebuah tempat yang disebut Asgard ( ada juga yang menyebutkan kalo asgard terletak di pucak pohon yggradasil ). Di samping Asgard masih ada satu dunia lagi di tingkatan yang sama yaitu Vanaheim. Vanaheim merupakan kediaman dewa dari ras Vanir.asgard sndiri merupakan tempat tinggal dewa dari ras Æsir

Di dalam Asgaed yang luas terdapat banyak aula tempat tinggal beberapa dewa dewi salah satunya adalah Valhalla, tempat Odin menjamu Einherjarnya setiap malam. Valhalla digambarkan begitu luasnya sehingga memiliki lima ratus empat puluh pintu, pilar-pilar penopang atapnya dari tombak, atapnya sendiri terbuat dari kumpulan perisai, kursi-kursinya berlapis breast plate armor. Seekor serigala menjaga salah satu pintu bagian barat, sedangkan seekor elang terbang mengitari bangunan ini. Dari tempat inilah delapan ratus orang Einherjar akan berbaris keluar untuk ikut serta dalam Ragnarok.

Asgard dan Vanaheim sendiri dipisahkan oleh sebuah dinding besar yang dibuat oleh manusia bernama Blast, yang sebenarnya raksasa yang menyamar. Sebagai imbalan pembangunan dinding ini dia minta bulan dan matahari serta dewi Freya sebagai istri. Walaupun akhirnya dia tidak pernah mendapatkan imbalannya karena akal bulus Loki dan Odin. Di mana Odin menyuruh Loki untuk menggagalkan rencana pembangunan ini sebelum tempo 6 bulan selesai. Untuk itu Loki berencana menarik jauh Svaldifari kuda milik Blast yang digunakannya untuk menarik beban berat. Maka Loki mengubah dirinya menjadi kuda betina dan merayu kuda tersebut pergi, setelah rencana Blast gagal maka Odin tidak perlu menepati janjinya. Beberapa hari kemudian Loki dan Svaldifari kembali, dengan membawa keturunan mereka Sleipnir yang diberikan sebagai hadiah untuk Odin.

Penghubung antara Asgard dan dunia di bawahnya yaitu sebuah jembatan berwarna pelangi, Bifrost. Jembatan ini dibuat dengan menggunakan 3 elemen yaitu air, api, dan udara sehingga berwarna warni seperti pelangi. Jembatan Bifrost dijaga oleh dewa Heimdall, yang tugasnya mengawasi kesembilan dunia yang ada. Heimdall memiliki penglihatan dan pendengaran yang tajam ke segala arah. Midgard sendiri sebagai tempat tinggal manusia dihuni oleh 2 manusia pertama, yaitu Ask dan Embla. Menurut mitos mereka tercipta dari 2 batang pohon yang menurut Odin dan para saudaranya memiliki keindahan. Untuk itu mereka memberinya jiwa, perasaan, gerak, darah dan warna. Setelah itu Norns, 3 dewi pengatur nasib dan takdir memberikan roh yang akan mengikuti setiap manusia sejak lahir sampai mati. Dari dalam Ginnungagap sendiri tumbuh sebuah pohon ash raksasa yang besar bernama Yggdrasil.

Pohon ini memiliki banyak cabang dan akar yang melingkupi sembilan dunia yang ada. Karenanya sering disebut juga "pohon dunia". Yggdrasil sebagai pohon yang menjadi tulang punggung alam semesta memiliki tiga akar yang paling kuat berada di 3 alam yaitu Asgard, Midgard, dan Niflheim (Helheim). Dikatakan di bawah Nifleheim ini berdiam seekor ular bernama Nidhogg, yang menggigiti akarnya dan setelah berhasil maka itu tandanya Ragnarok tiba. Tapi ada juga versi yang mengatakan Ragnarok terjadi saat Surt membakar Yggdrasil. Di atas pohon Yggdrasil inilah Odin pernah menusuk dirinya sendiri dengan Gungnir selama 9 hari 9 malam untuk mendapatkan pemahaman tentang 18 rune (penjelasan tentang 18 Rune silahkan cek di : sini) Selain itu dalam versi game Valkyrie Profile diceritakan bahwa pohon Yggdrasil hanya melingkupi 3 alam, Asgard, Midgaed, dan Nifleheim dan tidak pernah disinggung peranannya dalam kehancuran dunia.


Catatan kaki :

Dalam mitologi Nordik, dikenal adanya sembilan dunia, yang mana sembilan dunia tersebut dihubungkan oleh pohon Yggdrasil. Dalam mitologi Nordik, pohon Yggdrasil merupakan pusat dunia. Pada cabang-cabang dan akar-akarnya terdapat dunia-dunia yang berbeda, yaitu:

  1. Asgard, dunia para Æsir atau golongan Dewa-Dewa tinggi dan yang paling berkuasa. Asgard terletak pada cabang Yggdrasil di sebelah atas yang dialui oleh Mata air Urd.
  2. Vanaheim, dunia para Vanir atau golongan Dewa-Dewi kecil. Letaknya berdekatan dengan Asgard di lingkungan para Dewa.
  3. Alfheim, dunia para elf atau ras Dewa kecil pengatur kesuburan.
  4. Midgard, dunia manusia sebagai dunia makhluk yang tidak abadi.
  5. Jötunheimr, dunia para Jotun atau para raksasa.
  6. Svartálfheim, dunia para Svartálfar (bahasa Inggris: Swart elfs/elves) atau Dökkálfar (bahasa Inggris: Dark elfs/elves) yaitu kaum elf dari kegelapan.
  7. Niddhavellir, dunia para Dwarf atau orang kerdil. Mereka tinggal di gua-gua atau di bawah tanah sebagai penambang yang mahir dan ahli membuat peralatan dan senjata dari logam.
  8. Niflheim, dunia bawah tanah yang dingin, rumah para Jotun (raksasa) es, dikuasai oleh Hel, saudara perempuan Loki.
  9. Muspell atau Muspellheim, dunia api dan rumah bagi Surt, raksasa yang kulitnya berupa lahar dan rambutnya adalah api.
Kembali>>

Sumber:
http://www.iseng-iseng.com/index.php?topic=5482.0
read more “Prolog Mitologi Skandinavia”

sponsor google